Fortuner Tabrak Beruntun di Cinde, 2 Tewas: Sopirnya Eks Napi Korupsi Masjid Sriwijaya

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, HSBBERITA.com — Identitas pengemudi mobil Toyota Fortuner yang diduga menyebabkan kecelakaan beruntun di bawah Stasiun Cinde, Palembang, mulai terungkap. Polisi menyebut pengemudi bernama Ahmad Nasuhi (57), yang diketahui merupakan mantan aparatur sipil negara (ASN) dan terpidana kasus korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Kanit Gakkum Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, mengatakan pihaknya masih mendalami status hukum Ahmad Nasuhi, termasuk memastikan dokumen terkait masa pidana dan pembebasannya.

“Seharusnya belum bebas dia, atau mungkin dapat remisi. Kami lagi minta surat pembebasannya,” kata Hermanto, Sabtu (6/6/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi saat mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan Ahmad Nasuhi melaju dari arah Jembatan Ampera menuju kawasan RS Charitas Palembang. Setibanya di kawasan depan Pasar Cinde, kendaraan tersebut diduga menabrak sejumlah kendaraan di depannya hingga memicu kecelakaan beruntun.

Baca Juga  Gagal Dahului Truk Saat Gerimis, Pemotor di Kayuagung OKI Tewas Terlindas

Dalam pemeriksaan awal, pengemudi mengaku tidak sengaja menabrak kendaraan di depannya. Ia berdalih panik saat kejadian dan salah menginjak pedal kendaraan.

“Pengemudi Fortuner mengaku hendak menginjak rem namun justru menginjak pedal gas. Namun hal itu masih kami dalami,” ujar Hermanto.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal dunia dan sedikitnya tiga orang lainnya mengalami luka berat. Korban meninggal dunia diketahui bernama Devi Yanto (39), seorang pengendara sepeda motor, serta Ahmad Ridwan (54), sopir angkutan kota yang meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis.

Menurut polisi, salah satu korban meninggal merupakan pengendara motor yang saat kejadian sedang membonceng istri dan anaknya.

Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

Baca Juga  Tabrak Lari KM 03 Tol Indralaya–Palembang, Polisi Buru Mobil Misterius Lewat CCTV

“Kalau saksi-saksi sudah di-BAP semua, kami gelar perkara untuk penetapan tersangka,” kata Hermanto.

Kasus kecelakaan maut di kawasan padat lalu lintas tersebut kini menjadi perhatian publik, terutama terkait proses penyidikan dan latar belakang pengemudi yang sebelumnya pernah terjerat kasus korupsi. (HD).

Berita Terkait

Tabrakan Maut Bus ALS-Truk Tangki di Muratara: 16 Tewas, Mayoritas Luka Bakar Serius
Tabrak Lari KM 03 Tol Indralaya–Palembang, Polisi Buru Mobil Misterius Lewat CCTV
Terseret 10 Meter, Ibu Rumah Tangga Tewas Tertabrak Kereta Api  
Gagal Dahului Truk Saat Gerimis, Pemotor di Kayuagung OKI Tewas Terlindas

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:31 WIB

Tabrakan Maut Bus ALS-Truk Tangki di Muratara: 16 Tewas, Mayoritas Luka Bakar Serius

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:34 WIB

Tabrak Lari KM 03 Tol Indralaya–Palembang, Polisi Buru Mobil Misterius Lewat CCTV

Sabtu, 25 April 2026 - 12:43 WIB

Terseret 10 Meter, Ibu Rumah Tangga Tewas Tertabrak Kereta Api  

Rabu, 22 April 2026 - 11:53 WIB

Gagal Dahului Truk Saat Gerimis, Pemotor di Kayuagung OKI Tewas Terlindas

Berita Terbaru