Pelatihan Homestead Living di RW 20 Depok Fokus Pengelolaan Sampah Organik dan Zero Waste

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK — Pengelolaan sampah dari lingkungan masyarakat terus didorong melalui berbagai pendekatan pemberdayaan. Di RW 20, Kota Depok, upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Homestead Living yang mengenalkan konsep zero waste dan pengolahan sampah organik dengan metode budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly).

Pelatihan yang diselenggarakan Ketua RW 20 ini menghadirkan Rahmat Wibowo, CPH, sebagai pembicara atau narasumber. Peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya pengurus RW 20, Ketua RT 01 sampai RT 11, kader PKK dan Posyandu, serta Karang Taruna RW 20. Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai persoalan sampah, tetapi juga mendorong masyarakat untuk melihat sampah organik sebagai sesuatu yang masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai guna.

Dalam materi pemberdayaan masyarakat, dijelaskan bahwa penerapan konsep zero waste dapat dilakukan melalui dua metode, yaitu Bottom to Top dan Top to Bottom.

Baca Juga  KARHUTLA TAK KUNJUNG TUNTAS, KETUM DPP AKPERSI NILAI GUBERNUR SUMSEL GAGAL LINDUNGI RAKYAT

Untuk pelatihan kali ini, RW 20 menerapkan pendekatan Top to Bottom, dengan pengurus RW menjadi penggerak yang kemudian mendorong pengurus RT, kader PKK dan Posyandu, serta para remaja Karang Taruna untuk memahami dan menerapkan konsep tersebut di lingkungan masing-masing.

Salah satu materi praktik yang menjadi perhatian adalah budidaya maggot BSF sebagai salah satu metode pemanfaatan sampah organik.

Maggot BSF dikenal dapat dimanfaatkan dalam proses penguraian bahan organik. Karena itu, pengenalan budidaya maggot menjadi bagian dari upaya memberikan alternatif kepada masyarakat dalam mengurangi sampah organik yang selama ini berpotensi menambah beban pembuangan sampah.

Selain aspek lingkungan, pelatihan juga diarahkan pada pemahaman ekonomi sirkular. Masyarakat didorong untuk melihat adanya peluang pemanfaatan kembali sumber daya sehingga pengelolaan sampah tidak berhenti pada proses pembuangan.

Konsep tersebut sejalan dengan kebutuhan penguatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan di Kota Depok di bawah kepemimpinan Wali Kota Depok Supian Suri bersama Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah.

Baca Juga  Polda Sumsel Gagalkan Peredaran 35 Kg Sabu dan 600 Pil Happy Five di Musi Banyuasin

Keterlibatan masyarakat di tingkat RW dan RT dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan baru terkait pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya.

Melalui kegiatan ini, RW 20 berharap pemahaman yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, gerakan zero waste tidak hanya menjadi materi pelatihan, tetapi dapat berkembang menjadi kebiasaan bersama.

Pelatihan Homestead Living di RW 20 juga menjadi bagian dari upaya membangun pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan tiga aspek sekaligus, yakni pengelolaan lingkungan, keterlibatan warga, dan potensi ekonomi sirkular.

Dengan pengelolaan sampah organik yang dilakukan secara konsisten, masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang lebih bernilai.

Penulis : Riela

Editor : Redaksi HSBBerita.com

Sumber Berita : HSBBERITA.COM

Berita Terkait

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,44 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp20,56 Miliar Berhasil Dicegah
SOROTI POLEMIK AL- BATIN AL- WALI DPP AKPERSI MINTA DUGAAN HOAXS PECI MERAH DI VERIFIKASI 
Bagindo Togar: Komunikasi Terbuka Penting untuk Merespons Dinamika Sosial di Sumsel
HSB Salurkan Bantuan Rp12 Juta untuk Korban Kebakaran 8 Ulu Palembang, Diky Haitami Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
265 Warga Sukamanah Terima Sertifikat PTSL, Kades Apresiasi BPN dan Bupati Tangerang
Wujud Kepedulian Sosial, DPC Harimau Sumatera Bersatu (HSB) Kota Palembang Gelar Aksi ‘Jumat Berkah’ di Simpang MM Pakjo
Bersurat Ke Kapolda Dan Dirkrimsus POLDA SUM SEL Ilham Meminta PERHATIAN KHUSUS ATAS TINDAK LANJUT PERKARA DUGAAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN PT CBS YANG SEDANG DIPERIKSA OLEH PPNS DINAS KEHUTANAN PROVINSI SUMATERA SELATAN
AKPERSI DESAK POLDA GORONTALO! TINDAK TEGAS KELOMPOK PERUSAK SIMBOL HUKUM DI BATU GERGAJI

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan 22,44 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp20,56 Miliar Berhasil Dicegah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:13 WIB

SOROTI POLEMIK AL- BATIN AL- WALI DPP AKPERSI MINTA DUGAAN HOAXS PECI MERAH DI VERIFIKASI 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Bagindo Togar: Komunikasi Terbuka Penting untuk Merespons Dinamika Sosial di Sumsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:04 WIB

HSB Salurkan Bantuan Rp12 Juta untuk Korban Kebakaran 8 Ulu Palembang, Diky Haitami Tegaskan Komitmen Kemanusiaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:09 WIB

265 Warga Sukamanah Terima Sertifikat PTSL, Kades Apresiasi BPN dan Bupati Tangerang

Berita Terbaru