Sekda Sumsel Ikuti Rakor Inflasi 2026, Bahas Evaluasi Dukungan Program 3 Juta Rumah dan Jaminan Produk Halal Jelang Idul Fitri

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

hsbberita.com//Palembang – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap program 3 juta rumah serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dari Command Center Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin (16/3/2026).

Rakor ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dan diikuti oleh pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam paparannya, Tomsi Tohir menyampaikan bahwa selama lima tahun terakhir, tingkat inflasi nasional relatif terkendali. Inflasi tertinggi tercatat pada tahun 2025 sebesar 1,56 persen.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak tahun 2022 hingga 2026, kelompok makanan dan minuman masih menjadi penyumbang utama inflasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta terus memperkuat langkah pengendalian inflasi, terutama pada sektor pangan.

Baca Juga  AKPERSI Rayakan 2 Tahun dengan Bakti Sosial Serentak di Seluruh Indonesia

Melalui rakor ini, pemerintah pusat juga mendorong sinergi pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional, termasuk program pembangunan 3 juta rumah serta penyelenggaraan jaminan produk halal dan juga penyeleksian dan pemeriksaan distribusi makanan yang halal di beberapa daerah.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sendiri terus berkomitmen mendukung upaya pengendalian inflasi melalui berbagai langkah strategis, seperti menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah.

Rakor dihadiri oleh Asisten II Setda Sumsel Basyarudin Ahmad,Kepala Dinas Perkim Sumsel Novian Aswardani, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Trisnawarman. (ril)

 

Berita Terkait

“HADIR BUKAN UNTUK MENAKUTI, TAPI MELINDUNGI”
Lapor Polisi dan Minta Maaf. Jefry Taha : Saya Memperjuangkan Pasien Gawat
Wujudkan Lapas Hijau dan Asri, UPT Pemasyarakatan se-Sumsel Gelar Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam
Personel Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Sarapan, Ajak Warga Berdoa untuk Penanganan Karhutla
Persoalan Lahan Karangsia OKI Sampai Ke Presiden’ Prabowo Subianto, DPP Akpersi Kirim Laporan Investigasi
Polda Sumsel Maksimalkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Banyuasin
Warga Karangsia OKI Minta Perhatian Presiden Prabowo, DPP AKPERSI Kawal Persoalan Lahan PT BMH
Polres OKU Timur Tangani Penemuan Jenazah Karyawan di Cempaka

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:03 WIB

“HADIR BUKAN UNTUK MENAKUTI, TAPI MELINDUNGI”

Minggu, 13 September 2026 - 14:24 WIB

Lapor Polisi dan Minta Maaf. Jefry Taha : Saya Memperjuangkan Pasien Gawat

Sabtu, 12 September 2026 - 20:45 WIB

Wujudkan Lapas Hijau dan Asri, UPT Pemasyarakatan se-Sumsel Gelar Penanaman Pohon di Lapas Pagar Alam

Kamis, 10 September 2026 - 19:17 WIB

Personel Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Sarapan, Ajak Warga Berdoa untuk Penanganan Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:05 WIB

Persoalan Lahan Karangsia OKI Sampai Ke Presiden’ Prabowo Subianto, DPP Akpersi Kirim Laporan Investigasi

Berita Terbaru

Daerah

“HADIR BUKAN UNTUK MENAKUTI, TAPI MELINDUNGI”

Senin, 14 Sep 2026 - 12:03 WIB