
“HADIR BUKAN UNTUK MENAKUTI, TAPI MELINDUNGI”
Levi Tegaskan Kesiapan Harimau Sumatera Bersatu dan Harimau Security Jaga Keamanan Kota Palembang
PALEMBANG, – hsbberita.com -14 SEPTEMBER 2026 — Komitmen untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat Kota Palembang kembali ditegaskan oleh Levi, selaku Panglima Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Harimau Sumatera Bersatu (HSB) Kota Palembang sekaligus Koordinator Harimau Security PT Akas Diksal Mandiri.
Levi menegaskan bahwa kehadiran HSB bersama satuan patroli Harimau Security bukan untuk menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. Sebaliknya, keberadaan mereka diarahkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan kesiapsiagaan dalam membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk melindungi. Nama Harimau bukan lambang kebuasan, melainkan simbol kewaspadaan, ketegasan, keberanian, dan kesetiaan dalam menjaga lingkungan,” tegas Levi.
Menurut Levi, satuan patroli Harimau Security akan mengedepankan pendekatan pencegahan, pemantauan, komunikasi, dan koordinasi. Apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, personel tidak dibenarkan mengambil tindakan di luar kewenangannya, melainkan melakukan langkah sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak berwenang.
“Kami ingin masyarakat melihat kehadiran kami sebagai bagian dari solusi. Ketika ada persoalan, kami utamakan pencegahan, komunikasi dan pelaporan kepada pihak yang berwenang. Kami tidak ingin bertindak seolah-olah menggantikan tugas aparat penegak hukum,” jelasnya.
EMPAT KOMITMEN HARIMAU SECURITY
Levi menyampaikan sedikitnya empat prinsip yang menjadi pegangan dalam menjalankan tugas di lapangan:
1. Bekerja sesuai aturan
Personel wajib memahami batas kewenangan, menjalankan tugas sesuai prosedur, serta berkoordinasi dengan Polsek, kepolisian, dan unsur berwenang lainnya.
2. Tegas namun tetap santun
Ketegasan harus disertai sikap humanis. Menjaga ketertiban tidak boleh dilakukan dengan tindakan sewenang-wenang atau intimidasi terhadap masyarakat.
3. Cepat tanggap dan bertanggung jawab
Personel dituntut sigap ketika masyarakat membutuhkan bantuan, pengamanan, maupun ketika ditemukan potensi gangguan keamanan.
4. Menjaga integritas organisasi
Setiap personel harus menjaga nama baik HSB dan Harimau Security serta tidak menggunakan tugas pengamanan untuk kepentingan pribadi, kelompok, ataupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat.
Levi menegaskan, keamanan bukan hanya persoalan bertindak ketika gangguan sudah terjadi, tetapi juga bagaimana melakukan pencegahan sebelum gangguan tersebut berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Kami siap menjadi mata dan telinga di lapangan. Kalau menemukan sesuatu yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat, kami akan mengambil langkah yang tepat sesuai kewenangan dan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota HSB dan Harimau Security untuk menjaga sikap serta menunjukkan bahwa organisasi dapat hadir secara positif di tengah masyarakat.
“Jangan sampai seragam, nama besar, ataupun keberadaan kita justru membuat masyarakat merasa takut. Justru sebaliknya, ketika masyarakat melihat kita, mereka harus merasa ada yang siap membantu dan menjaga,” tegas Levi.
Sebagai Panglima DPC HSB Kota Palembang sekaligus Koordinator Harimau Security PT Akas Diksal Mandiri, Levi memastikan bahwa kesiapan personel akan terus ditingkatkan melalui koordinasi, kedisiplinan, pemantauan wilayah, serta penguatan komunikasi dengan pihak terkait.
“Kami tidak mencari musuh. Kami mencari cara agar lingkungan tetap aman dan masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman. Harimau Sumatera Bersatu bersama Harimau Security siap berdiri untuk kepentingan keamanan masyarakat dan tetap menghormati kewenangan aparat penegak hukum,” pungkas Levi.
HADIR BUKAN UNTUK MENAKUTI, TAPI MELINDUNGI.
TEGAS DALAM SIKAP, HUMANIS DALAM BERTINDAK, DAN TERKOORDINASI DALAM MENJAGA KEAMANAN. (Red)









