Bripda Rizki Ardianto, Personel Dit Samapta Polda Sumsel yang Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Badak

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan menyampaikan perkembangan penanganan personel Direktorat Samapta Polda Sumsel, Bripda Rizki Ardianto, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menjalankan tugas pengamanan di wilayah perairan Sungai Badak, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.

Setelah dilakukan pencarian secara intensif oleh tim gabungan, Bripda Rizki Ardianto ditemukan pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 10.04 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya kepolisian, Basarnas, BNPB/BPBD, pihak perusahaan, serta masyarakat. Seluruh unsur tersebut berkoordinasi dalam upaya menemukan personel yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Peristiwa tersebut bermula pada Rabu, 9 September 2026. Saat itu, Bripda Rizki Ardianto menjalankan tugas berdasarkan surat perintah pengamanan tertanggal 1 September 2026 di Dermaga 129 Pagar Dewa, Kecamatan Mesuji.

Sekitar pukul 22.50 WIB, Bripda Rizki Ardianto berangkat menggunakan kapal kosong LCT Agro Permai. Saat berada di sekitar wilayah Karangsia, yang bersangkutan berkoordinasi dengan kru kapal untuk berpindah ke Tugboat Yusika yang membawa muatan sawit guna memperkuat pengamanan.

Namun, setelah LCT Agro Permai melintasi wilayah Desa Sungai Badak, Mesuji, Lampung, keberadaan Bripda Rizki Ardianto tidak lagi diketahui di atas kapal.

Baca Juga  Polda Sumsel Wujudkan Palembang Zero Konflik, Ajak Genk Remaja Tolak Tawuran

Informasi mengenai hilangnya personel tersebut kemudian disampaikan pihak perusahaan PT Prime Agri Resources kepada Polsek Sungai Menang pada Kamis, 10 September 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.

Menerima laporan tersebut, kepolisian bersama unsur terkait langsung melakukan koordinasi dan pencarian. Operasi pencarian melibatkan personel Satpolairud Polres Ogan Komering Ilir, Polsek Sungai Menang, Basarnas, BNPB/BPBD, pihak perusahaan, serta masyarakat.

Setelah melalui proses pencarian intensif, tim gabungan berhasil menemukan Bripda Rizki Ardianto pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 10.04 WIB.

Korban ditemukan di perairan Sungai Badak, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, sekitar 1,5 kilometer dari Desa Sungai Badak menuju arah Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Menang, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Saat ditemukan, Bripda Rizki Ardianto berada dalam kondisi meninggal dunia dan mengapung di sekitar tanaman nipah. Pada saat proses penemuan, korban masih membawa tas ransel berwarna hitam, telepon seluler, serta senjata api dinas.

Tim gabungan selanjutnya melakukan evakuasi korban menuju Dermaga Desa Sungai Badak. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sidomulyo, Kabupaten Mesuji, sebelum selanjutnya dirujuk ke RS Bhayangkara Palembang untuk proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Dugaan Kekerasan Penjual Pempek Jakabaring Berujung Laporan, Kuasa Hukum MZ-YD Minta Polisi Bongkar Fakta

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa sejak menerima informasi mengenai hilangnya personel tersebut, kepolisian bersama seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

“Kami memastikan seluruh proses pencarian dilakukan secara terpadu bersama unsur terkait. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palembang guna proses penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Nandang.

Polda Sumatera Selatan menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Bripda Rizki Ardianto dalam peristiwa tersebut. Kepolisian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat maupun berbagai pihak untuk tidak menarik kesimpulan mengenai penyebab meninggalnya korban maupun penyebab terpisahnya personel dari kapal sebelum seluruh rangkaian pemeriksaan resmi selesai dilakukan.

Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan medis serta proses penyelidikan akan disampaikan setelah diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang.

Penulis : Rill/Anie

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ombudsman RI Monitoring Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang
Perkuat Konsolidasi, HSB Serahkan SK 18 PAC se-Kota Palembang dan Tepis Stigma Premanisme
Karutan Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan
Rutan Palembang Gandeng Bank Sampah Graha Pena Kelola Sampah Anorganik
Danrem 044/Gapo Hadir, Ciptakan Penguatan Hubungan Sosial dan Budaya melalui World Anxi Conference
Bagindo Togar: Komunikasi Terbuka Penting untuk Merespons Dinamika Sosial di Sumsel
38 KK Terdampak Kebakaran di 8 Ulu Palembang, HSB Gerak Cepat Salurkan Bantuan
Rutan Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Pegawai dan Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Ombudsman RI Monitoring Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Perkuat Konsolidasi, HSB Serahkan SK 18 PAC se-Kota Palembang dan Tepis Stigma Premanisme

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Karutan Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Danrem 044/Gapo Hadir, Ciptakan Penguatan Hubungan Sosial dan Budaya melalui World Anxi Conference

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Bagindo Togar: Komunikasi Terbuka Penting untuk Merespons Dinamika Sosial di Sumsel

Berita Terbaru