Aktivis Gelar Aksi di DPRD Palembang, Desak BNN Periksa Wakil Wali Kota Prima Salam

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, HSBBERITA.com – Sejumlah aktivis, mahasiswa, dan elemen masyarakat yang tergabung dalam berbagai organisasi menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kota Palembang, Senin (15/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, salah satunya meminta DPRD Kota Palembang menindaklanjuti laporan dan aspirasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika yang disebut-sebut melibatkan seorang pejabat publik.

Koordinator aksi sekaligus Aktivis Sosial dan Penggiat Anti Korupsi, M. Sanusi AS, SH, MH, mengatakan pihaknya telah menyampaikan surat kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) beberapa waktu lalu untuk meminta dilakukan pemeriksaan terhadap Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam.

“Hari ini kami menyampaikan aspirasi kepada DPRD Kota Palembang agar turut mendorong tindak lanjut terhadap surat yang sebelumnya telah kami kirimkan kepada BNN. Kami meminta adanya pemeriksaan secara menyeluruh sesuai kewenangan lembaga terkait agar seluruh persoalan ini menjadi terang dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat,” ujar Sanusi di hadapan awak media.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap pejabat publik yang memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat.

Baca Juga  3.430 Kasus Curanmor Diungkap, Kapolda Sumsel Pulihkan Hak Korban Lewat Penyerahan BB

Sanusi mengklaim pihaknya memiliki sejumlah informasi, keterangan saksi, serta data yang menurut mereka perlu ditindaklanjuti oleh aparat berwenang. Namun demikian, ia menegaskan bahwa seluruh data tersebut tidak akan dipublikasikan secara terbuka karena menyangkut nama baik dan kehormatan pihak yang disebutkan.

“Kami tidak ingin membuka sesuatu yang dapat merugikan marwah seseorang. Karena itu kami meminta proses klarifikasi dilakukan oleh lembaga yang berwenang. Jika memang tidak terbukti, tentu harus disampaikan kepada publik. Namun jika ada temuan, maka harus ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Selain meminta tindak lanjut dari DPRD dan BNN, massa aksi juga mengisyaratkan akan kembali menggelar aksi lanjutan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palembang apabila belum terdapat perkembangan terkait tuntutan mereka.

Sanusi menegaskan bahwa fokus gerakan tersebut bukan ditujukan kepada individu semata, melainkan sebagai bentuk komitmen masyarakat dalam mendukung pemberantasan narkoba tanpa pandang bulu.

“Siapa pun yang diduga terlibat harus diperiksa sesuai prosedur. Kami ingin penegakan hukum berjalan adil dan transparan, terlebih jika yang bersangkutan merupakan pejabat publik,” tegasnya.

Baca Juga  Sopir PT Metta Anugrah Mandiri Diduga Kurangi Muatan BBM dengan Ubah Ukuran Tera Tangki

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan belum terdapat tanggapan resmi dari pihak Wakil Wali Kota Palembang maupun instansi terkait mengenai tuntutan yang disampaikan massa aksi tersebut.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Harimau Sumatra Bersatu (HSB) Sukarame, Adi Simba, yang turut hadir dalam aksi tersebut, menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan narkoba di Sumatera Selatan.

“Kami dari Harimau Sumatra Bersatu mendukung penuh langkah-langkah yang bertujuan menjaga Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang, dari ancaman narkoba. Namun kami juga mengedepankan asas praduga tak bersalah. Karena itu kami berharap seluruh pihak yang berwenang dapat segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan secara profesional, transparan, serta objektif agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” ujar Adi Simba.

Ia menambahkan bahwa pejabat publik harus siap menerima kritik dan pengawasan masyarakat sebagai bagian dari proses demokrasi.

“Ketika seseorang memegang amanah publik, maka setiap informasi yang berkembang perlu dijawab secara terbuka melalui mekanisme yang sah. Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara hukum dan tidak berkembang menjadi kegaduhan berkepanjangan,” pungkasnya. (HD)

Berita Terkait

Terekam CCTV, Perempuan di Palembang Ditangkap Usai Curi Perhiasan Perak Rp4,64 Juta
Polrestabes Palembang Ringkus Pemuda 23 Tahun Kurang dari Sejam Usai Nenek Kandung Tewas
Bripda Rizki Ardianto, Personel Dit Samapta Polda Sumsel yang Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Badak
Personel Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Sarapan, Ajak Warga Berdoa untuk Penanganan Karhutla
Sidak Pempek Yudi Palembang, Lurah 16 Ulu Temukan Limbah dan Minta Produksi Berhenti
Maulid Nabi 1448 H, Diki Haitami Ajak HSB Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Ukhuwah
Polda Sumsel Maksimalkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Banyuasin
“PST Kepung Kejati Sumsel, Desak Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran dan Jasa Pandu Sungai Lalan”

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:15 WIB

Terekam CCTV, Perempuan di Palembang Ditangkap Usai Curi Perhiasan Perak Rp4,64 Juta

Sabtu, 12 September 2026 - 13:46 WIB

Polrestabes Palembang Ringkus Pemuda 23 Tahun Kurang dari Sejam Usai Nenek Kandung Tewas

Sabtu, 12 September 2026 - 08:49 WIB

Bripda Rizki Ardianto, Personel Dit Samapta Polda Sumsel yang Hilang, Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Badak

Kamis, 10 September 2026 - 19:17 WIB

Personel Bidhumas Polda Sumsel Bagikan Sarapan, Ajak Warga Berdoa untuk Penanganan Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 18:17 WIB

Maulid Nabi 1448 H, Diki Haitami Ajak HSB Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Ukhuwah

Berita Terbaru